Navigation


RSS : Articles / Comments


MANFAAT MADU

23.59, Posted by Richan Ade Fadli, No Comment

Richan With Happy.jpgSeorang pemuda belia dari kabilah Aslam sedang termenung sendirian agaknya dia sedang sibuk memikirkan sesuatu yang membebani hatinya. Pemuda itu bertubuh kuat, gagah, penuh gairah untuk menghadapi masa depan yang penuh berbagai tantangan. Badanya tegap dan kuat, sanggup untuk dihadapkan pada perjuangan seperti yang sedang dilakukan oleh yang lain, jihad fisabilillah. Adakah jalan yang lebih afdol dan lebih mulia dari jihad fisabilillah..? Rasa-rasanya tak ada. Sebab itulah satu-satunya jalan jika memang benar-benar telah menjadi tujuan dan niat suci untuk mencari restu dn ridho Allah SWT. "Demi Allah, inilah satu kesempatan yang sangat baik", kata hati pemuda itu. Yah,.....sebab disana, serombongan kaum muslimin sedang bersiap menuju juang jihad fisabilillah. Sebagian sudah berangkat, sebagian lagi baru datang, dan akan segera berangkat. Semuanya menampakan wajah yang senang, pasrah, dan tenang dengan satu iman yang mendalam. Wajah-wajah mereka membayangkan suatu keyakinan penuh, bahwa sebelum ajal berpantang mati. Maut akan menimpa diman pun kita berada. yakin bahwa umur itu satu. kapan kan sampai batasnya, hanya Allah yang maha tahu. Bagaimana sebab dan kejadianya, takdir Allah lah yang menentukan.

Maut, adalah sesuatu yang tak dapat dihindari manusia. Dia pasti datang menjemput manusia. Entah disaat manusia sedang duduk, diam di rumah, atau mungkin berada dalam perlindungan benteng yang kokoh, mungkin pula sedang bersembunyi ditempat persembunyiannya, di gua yang gelap, di jalan raya yang ramai, ataukah di medan peperangan. Bahkan bukan mustahil maut akan menjemput kala manusia sedang tidur, di atas temapt tidurnya. Semua itu hanya Allah lah yang berkuasa, dan berkehendak atasnya.

Menunggu kedatangan maut memang masa-masa yang paling mendebarkan jiwa. Betapa tidak? Hanya sendirilah yang dapat dibawa menghadap penguasa yang Esa kelak. Medan juang fisabillah tersedia bagi mereka yang kuat. Penuh keberanian dan keikhlasan mencari ridho Allah semata. Mereka yang berjiwa suci ditengah-tengah tubuh yang perkasa. Angan-angan ikhlas yang disertai hati yang bersih. Memang, saat itu keberanian telah menjiwai setiap kalbu kaum muslimin. Panggilan dan dengungan untuk jihad fisabilillah merupakan angan-angan dan tujuan harapan mereka. Mereka yakin, dibalik hiruk-pikuknya peperangan Allah telah menjanjikan imbalan yang setimpal baginya. Selain dengan itu dia dapat membersihkan jiwanya dari berbagi noda. Baik itu berupa noda-noda aqidah, niat-niat jahat, berbagi dosa perbuatan ataupun kekotoran muamalah yang lain. Pengorbanan mereka yang mulia itu menunjukan kepribadian yang baik dan luhur. Semua sesuai dengan ajaran agama yang murni. Pantas menjadi contoh dan teladan, bahkan sebagai mercu suar yang menerangi dunia dan isi alam semesta.

Itulah renungan hati pemuda Aslam yang gagah itu. Sepenuh hati dia berkata seolah kepada diri sendiri. "Harus ! harus dan mesti aku berbut sesuatu. Jangan kemiskinan dan kefakiran ini menjadi hamabtan dan penghalang mencapai tujuanku."

Mantap, penuh keyakinan dan semangat yang tinggi pemuda tersebut ini menggabungkan diri dengan pasukan kaum muslimin. Usia pemuda itu memang masih belia, namun cara berfikir dan jiwanya cukup matang, kemauanya keras, ketangksan dan kelincahan menjadi jaminan kegesitanya di medan juang. Namun mengapa pemuda yang begitu bersemangat itu tak dapat ikut serta dalam barisan pejuan? Seababnya hanya satu. Dia tidak mempunyai bekal dan senjata apa-apa yang dapat dipakainya untuk berperang karena kemiskinan dan kefakiranya. Sebab pikirnya, tidak mungkin untuk terjuan ke medan perjuangan tanpa senjata apapun. Tanpa senjata dia tidak mampu melakukan apapun. Bahkan dia tidak akan berfungsi apa-apa. Mungkin untuk menyelamatkan diri saja, dia tidak mampu. Inilah yang menjadikan pemuda itu berfikir panjang lebar. Otaknya bekerja keras agar hasratnya yang besar berjuang dapat tercapai.

Setelah tidak juga dicapainya pemecahan, dia pergi menghadap Rasulullah SAW. Diceritakan semua keadaan dan penderitaan serta keinginannya yang besar. Dia memang miskin, fakir dan menderita, namun dia tidk mengharapkan apa-apa dari keikutsertaanya berjaung. Dikatakanya kepada Rasulullah SAW, bahwa dia tidak meminta berbagai pendekatan duniawi kepada Rasulullah; Dia hanya menginginkan bagaimana caranya agar dia dapat masuk barisan pejuang fisabilillah. Mendengar hal demikian, Rasulullah bertanya, setelah dengan cermat meneliti dan memandang pemuda tersebut: "Hai pemuda, sebenarnya apa yang engkau katakan itu dan apa pula yang engkau harapkan?".

"Saya ingin berjuang, ya Rasulullah!" jawab pemuda itu. "Lalu apa yang menghalangimu untuk melakukan itu", tanya Rasulullah SAW kemudian. "Saya tidk mempunyai perbekalan apa-apa untuk persiapan perjaungan itu ya Rasulullah", jawab pemuda tersebut terus terang. Alangkah tercengangnya Rasulullah mendengar jawaban itu. Cermat diawasinya wajah pemuda tersebut. Wajah yang berseri-seri, tanpa ragu dan penuh keberanian menghadap maut, sementara disana banyak kaum munafikin yang hatinya takut dan gentar apabila terdengar panggilan seruan untuk berjaung jihad fisabilillah.

20.21, Posted by Richan Ade Fadli, No Comment

ELLIPTIC STRUCTURE AND PARALLEL CONSTRUCTION

Oleh : Drs. Dadang Badrulzaman Al-Ambary

                                                                              

 

            Kalimat elip merupakan pemendekan dari dua kalimat atau lebih dengan cara menghilangkan beberapa bagian kalimat yang memiliki kesamaan arti asalnya. Kalimat elip digunakan untuk menghindari adanya pengulangan kata yang sama dalam satu kalimat.

 

Cara Membentuk Kalimat Elip

            Kalimat elip dapat dibentuk dengan cara, antara lain dengan menggunakan :

a.         and … too; and so … (dan … juga; dan demikian juga …)

         and … too; and so … digunakan untuk menggabungkan dua kalimat positif yang memiliki kesamaan.

         Contoh :

         1)            Jamal is playing badminton. Ghozaly is playing badminton.

            > Jamal is playing badminton and Ghozaly is too.

            > Jamal is playing badminton and so is Ghozaly.

         2)            She can speak English well. He can speak English well.

            > She can speak English well and he can too.

            > She can speak English well and so can he.

         3)            They study hard. He studies hard.

            > They study hard and he does too.

            > They study hard and so does he.

         4)            We passed the final examination. They passed the final examination.

            > We passed the final examination and they did too.

            > We passed the final examination and so did they.

         5)            I have finished the work. She has finished the work.

            >  I have finished the work and she has too.

            >  I have finished the work and so has she.

         6)            He had bought a new dictionary. She had bought a new dictionary.

            > He had bought a new dictionary and she had too.

            > He had bought a new dictionary and so had she.

 

b.      and neither … ; and … either (juga tidak)

         and neither … ; and … either digunakan untuk menggabungkan dua kalimat negatif yang memiliki kesamaan.

         Contoh :

1)              She isn’t speaking English. He isn’t speaking English.

> She isn’t speaking English and neither is he.

> She isn’t speaking English and he isn’t either.

            2)         He didn’t translate the text. She didn’t translate the text.

                        > He didn’t translate the text and neither did she.

                        > He didn’t translate the text and she didn’t either.

 

c.         but (tetapi), whereas (sedangkan), while (sedangkan)

         But, whereas, dan while digunakan untuk menggabungkan dua kalimat yang bertentangan.

         Contoh :

         Yudi isn’t watching television. Hasan is watching television.

         > Yudi isn’t watching television but Hasan is.

 

 

 

d.      Both and (keduanya)

         Contoh :

         1)            He painted the door. He painted the window.

                        > He painted both the door and the window.

         2)            Lala is in the second year. Sania is in the second year.

                        > Both Lala and Sania are in the second year.

 

e.      Eitheror … (baik … ataupun … / salah satu …)

         Contoh :

         Rahmat forgot where he put his dictionary.

         It’s either in the livingroom or in his bedroom.

 

 f.      Neither … nor … (baik … maupun … tidak)     

         Neither … nor … hanya digunakan untuk kalimat negative.

         Contoh :

         1)            His father isn’t a soldier. His father isn’t a policeman.

                        > His father is neither a soldier nor a policeman.

         2)            She doesn’t say rude things. They don’t say rude things.

                        > Neither she nor they say rude things.                                   

> Neither they nor she says rude things.

 

g.             And (dan)

Contoh :

I will read a novel I will read a comic.

> I will read a novel and a comic.

 

h.         Or (atau)

            Contoh :

            Do you like football or do you like badminton?

            > Do you like football or badminton?

            You can go by train. You can go by bus.

            > You can go by train or by bus.

 

i.          Whether … or not (baik … atau tidak)

            contoh :

            I will give you the money although you need it or you don’t need it.

            > I will give you the money whether you need it or not.

 

Susunan Eliptik dalam Klausa

Susunan eliptik biasanya digunakan dalam dependent dan independent clause bila kedua subjeknya sama.

Contoh :

a.         Intan is poor but she was honest.

            > Intan is poor but honest.

b.         Although he was given everything, he was never satisfied.

            > Although given everything, he was never satisfied.

c.         However she is busy, she always comes on time.

            > However busy, she always comes on time.

d.         If you are sleepy, you may go to sleep.

            > If sleepy, you may go to sleep.

e.         While she was cooking, she listened to the music.

            > While cooking, she listened to the music.

f.          I saw him when he was crossing the road.

            > I saw him crossing the road.

g.         Yuli washed the dresses and she hang them

            > Yuli washed and hang the dresses.

h.         When you stop your car, you always use a hand signal.

            > When stopping your car, you always use a hand signal.

i.          Before I eat, I always say a short prayer.

            > Before eating the meal, I always say a short prayer.